Tampilkan postingan dengan label kesiswaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesiswaan. Tampilkan semua postingan

Siswa SMK Mekanika Ikuti Lomba Kreativitas Pelajar dan Mahasiswa di IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Buntet Pesantren (6/12). Siswa dan siswi SMK Mekanika Buntet Pesantren mengikuti Lomba Kreativitas Pelajar dan Mahasiswa di IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada 25 sampai 29 November 2013 lalu. SMK Mekanika Buntet Pesantren mengirimkan 9 siswa dan 1 siswi untuk mengikuti 3 cabang perlombaan, yaitu pidato bahasa Inggris, MTQ, dan Kaligrafi.

Perlombaan yang diselenggarakan di Gedung Pascasarjana dan Ma'had Al-Jami'ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini melombakan beberapa cabang. Untuk tingkat pelajar, cabang yang dilombakan antara lain pidato dan debat bahasa Inggris, pidato dan debat bahasa Arab, Musabaqoh Tilawatil Qur'an, Musabaqoh Murottal Al-Qur'an, Musabaqoh Syarhil Qur'an, dan Musabaqoh Khaththil Qur'an (kaligrafi). Sedang untuk tingkat mahasiswa cabang yang dilombakan antara lain pidato dan debat bahasa Inggris, pidato dan debat bahasa Arab, Musabaqoh
Tilawatil Qur'an, Musabaqoh Murottal Al-Qur'an, Musabaqoh Syarhil Qur'an, Musabaqoh Khaththil Qur'an (kaligrafi), dan Lomba Karya Tulis Ilmiah.

Meski SMK Mekanika belum mendapat tempat dalam perlombaan ini, para peserta utusan dari SMK Mekanika mengaku mendapat kesan positif setelah mengikuti lomba. Seperti yang diakui Yodi Eryanto (kelas XII Multimedia), lomba ini merupakan salah satu ajang uji mental baginya. Senada dengan Yodi, para peserta lain juga merasakan kesan positif dan mendapat pengalaman berharga dari kegiatan ini.

Siswa dan siswi SMK Mekanika yang mengikuti lomba ini antara lain sebagai berikut:
  • Cabang MTQ: Alfi Mukhlisin (XII MM), Yodi Eryanto (XII MM), dan A. Yusron (X TSM)
  • Cabang Kaligrafi: M. Akbar (XI MM), Nasruddin (XI MM), Abdul Honi (XI TKR), dan Fajar Febriyanto (XII MM)
  • Pidato Bahasa Inggris: Rahmat Yusuf (XII MM) dan Mafniyatun Nafilah (X MM)

RSA Kampanyekan Keselamatan Berkendara Kepada Siswa SMK Mekanika Buntet Pesantren

Buntet Pesantren (17/11). Dalam rangka aksi Wolrd Day of Remembrance  (WDOR) for Road Traffic Victims, Road Safety Association (RSA) Indonesia mengampanyekan pentingnya keselamatan berkendara di tengah-tengah siswa dan siswi SMK Mekanika Buntet Pesantren melalui acara yang bertajuk Workshop Keselamatan Berkendara (safety riding) pada Sabtu, 16 November 2013.

WDOR adalah aksi perenungan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan yang digulirkan serempak di seluruh dunia pada 17 November setiap tahun. Tahun ini aksi tersebut digelar dalam lima putaran sepanjang November 2013. Lima putaran digelar di empat kota di DKI Jakarta dan Jawa Barat, yakni Bandung, Bekasi, Cirebon, dan Jakarta. RSA Indonesia sendiri merupakan lembaga yang dipercaya oleh WHO untuk melaksanakan rangkaian kegiatan ini di beberapa kota di Indonesia. Untuk wilayah Cirebon, kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Cirebon dan SMK Mekanika Buntet Pesantren.

Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pemahaman yang tepat mengenai keselamatan berkendara. Bukan hanya dalam hal mematuhi aturan lalu lintas, siswa juga mendapatkan pemahaman yang tepat mengenai atribut keselamatan dalam berkendara. Disajikan dengan santai dan menggunakan bahasa anak remaja, pesan-pesan yang disampaikan para pembicara dari perwakilan RSA Indonesia begitu mengena kepada para siswa. 

Mengusung tema "Berkendara Aman dan Selamat untuk Semua", para siswa terdorong untuk mengajukan berbagai tanggapan dan pertanyaan seputar keselamatan berkendara. Romdon, misalnya, yang mengajukan pertanyaan seputar helm ber-SNI. "Kita kan seharusnya memakai helm yang berstandar nasional, tapi mengapa di Indonesia banyak helm yang tidak sesuai standar?" kata Romdon. Menjawab pertanyaan ini, siswa diperlihatkan sebuah video tentang pengujian helm sesuai Standar Nasional Indonesia dan alasan-alasan mengapa harus menggunakan helm ber-SNI.

Pada penghujung acara, Edo Rusyanto selaku pimpinan RSA Indonesia menyampaikan ucapan terima kasih dan mengajak seluruh yang hadir untuk mengutamakan keselamatan dalam berkendara. "Kalau tidak sayang pada diri sendiri, bagaimana bisa sayang kepada orang lain?" katanya. Pada kesempatan lain, Kepala SMK Mekanika Buntet Pesantren Cirebon Fahad Achmad Sadat, S.E., M.E.Sy. mengapresiasi kegiatan tersebut dengan baik dan berharap kegiatan ini dapat bermanfaat untuk semua pihak. Sebelum acara ditutup dengan doa, Kepala SMK Mekanika menyerahkan piagam penghargaan kepada Edo Rusyanto selaku pimpinan RSA Indonesia.

BRANTAS Berikan Penyuluhan Antinarkoba di SMK NU Mekanika

BRANTAS di SMK NU Mekanika Buntet Pesantren
Menjawab fenomena tawuran yang semakin mencuat di kalangan pelajar terutama pelajar SMK, Badan Rakyat Anti Narkoba, Tawuran dan HIV/AIDS (BRANTAS) belum lama ini mengadakan penyuluhan di tengah-tengah siswa/i SMK NU Mekanika Buntet Pesantren pada hari Rabu, 19 September 2012.

Tidak kurang dari 90 siswa dan siswi SMK NU Mekanika Buntet Pesantren mengikuti penyuluhan ini di kampus SMK NU Mekanika Buntet Pesantren. Pada acara tersebut, perwakilan BRANTAS memberikan pengarahan tentang bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang serta penyebaran virus HIV/AIDS. Tidak hanya itu, siswa dan siswi SMK NU Mekanika Buntet Pesantren juga diberikan pengarahan mengenai bahaya aksi tawuran yang akhir-akhir ini sedang menjadi topik hangat dalam dunia pendidikan.

Melalui kegiatan ini, para pelajar Indonesia pada umumnya dan siswa/i SMK NU Mekanika Buntet Pesantren pada khususnya dapat mengambil pelajaran berharga guna mencapai masa depan yang lebih baik dan generasi muda yang lebih bertanggung jawab.

Sebagai bukti telah mengikuti kegiatan ini, setiap peserta mendapatkan sertifikat dan kartu anggota BRANTAS.

Malam Api Unggun Warnai MOS SMK NU Mekanika


Buntet Pesantren (12/7). Malam api unggun mewarnai kegiatan masa orientasi siswa (MOS) SMK NU Mekanika Buntet Pesantren pada Rabu malam Kamis (11/7). Kegiatan malam hari ini diadakan khusus untuk siswa putra pada hari kedua MOS. Sedangkan untuk siswi putri, diijinkan pulang pada pukul 16.00 WIB.

Pada malam tersebut, siswa dikumpulkan di lapangan sekolah untuk mengadakan upacara api unggun. Api unggun ini dinyalakan secara simbolis oleh pembina upacara untuk kemudian diestafetkan kepada 5 petugas penyala api unggun sambil membacakan 5 sila pancasila. Tidak hanya penyalaan api unggun, malam tersebut juga diwarnai dengan penyalaan kembang api berwarna-warni. Setelah  upacara selesai, acara dilanjutkan dengan penampilan kreasi panitia berupa drama berbahasa Inggris berjudul 'A Bad Day'. Drama berbahasa Inggris ini ditampilkan oleh para siswa anggota English club berdurasi sekitar 20 menit. Usai penampilan dari panitia, para siswa baru menampilkan kreasi masing-masing kelompok.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, para siswa baru diizinkan untuk beristirahat untuk mempersiapkan diri mengikuti kegiatan selanjutnya di pagi hari.

Ta'aruf SMK NU Mekanika Berakhir Besok


Masa ta'aruf atau yang lebih dikenal dengan masa orientasi siswa (MOS) SMK NU Mekanika Buntet Pesantren dijadwalkan berakhir besok, Kamis, 12 Juli 2012. Kegiatan MOS ini dilakukan sejak Selasa, 10 Juli 2012 hingga Kamis, 12 Juli 2012. Selama kegiatan ini, siswa/siswi baru SMK NU Mekanika Buntet Pesantren dikenalkan dengan lingkungan sekolah dan segala yang berhubungan dengan kesiswaan.

Masa ta'aruf ini dibuka secara resmi oleh K.H. Wawan Arwani pada Selasa, 10 Juli 2012. Pada pembukaan tersebut, beliau bersama para kepala madrasah dari tiap sekolah secara simbolis menyematkan tanda peserta pada perwakilan peserta MOS dari tiap sekolah. Sebagai perwakilan dari SMK NU Mekanika yaitu saudara Faisal Fahruroji yang berasal dari Tambun, Bekasi sebagai peraih nilai tertinggi pada tes masuk SMK NU Mekanika Buntet Pesantren. Pembukaan acara MOS tersebut juga diwarnai dengan pelepasan burung merpati oleh perwakilan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) dan sekolah di lingkungan YLPI Buntet Pesantren.

Kegiatan yang mengagendakan berbagai kegiatan keorganisasian dan pengenalan sekolah dan pesantren ini dilakukan bersama dengan MANU Putra Buntet Pesantren di bawah koordinasi OSIS MANU Putra dan SMK NU Mekanika. Tidak hanya panitia MOS dari OSIS, beberapa alumni juga turut hadir dalam membimbing.

Pada hari kedua menjelang hari terakhir MOS, khusus siswa putra diadakan acara pada malam hari di sekolah. Kegiatan ini diwarnai dengan acara api unggun dan penampilan kreasi dari panitia dan siswa baru. Esok hari, sebagai acara terakhir akan diadakan ziarah ke makam sesepuh Buntet Pesantren di Pemakaman Gajah Ngambung. Kemudian akan dilanjutkan dengan melakukan kunjungan (sowan) kepada sesepuh Buntet Pesantren.